Tips Mudik Dengan Toyota Calya, Ini Hal Yang Harus Anda Tahu

14/05/2019

Mudik dengan Toyota Calya? Siapa takut? Itulah kesan yang harus disimpan dalam ingatan teman-teman semua, mengenai ketangguhan mobil Low Cost Green Car (LCGC) ini. Toyota Calya adalah salah satu mobil keluarga yang sedang digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Namun, masih saja ada yang mempertanyakan apakah Toyota Calya bisa diajak untuk mudik dalam perjalanan jauh. Berikut hal-hal yang bisa Anda pertimbangkan.

Dalam jajaran mobil keluarga LCGC, Toyota memiliki dua pilihan unggulan yakni Agya dan Calya. Secara garis besar, keduanya berbeda dalam hal kapasitas tempat duduk, Agya berdiri sebagai 5-Seaters dan Toyota Calya memiliki daya tampung 7 hingga 8 orang sekaligus.

Menariknya, ada satu aspek penting yang akhirnya menjadi hal positif sekaligus negatif di mata masyarakat. Apa itu? LCGC, mobil ramah lingkungan dan dibanderol dengan harga terjangkau. Ya, harganya yang cenderung lebih murah daripada mobil pada umumnya, membuat banyak orang mempertanyakan ketangguhan mobil LCGC sebagai kendaraan yang pas untuk mudik. Namun, pesan kami, jangan terburu-buru menyimpulkan sebelum mengenalnya lebih jauh. Simaklah tips mudik Toyota berikut ini.

Desain Eksterior Sudah Cukup Menjual

Pertama-tama, kami memahami, secara desain, Toyota Calya sudah sangat modern tak jauh dari kakaknya Avanza. Dengan alasan tersebut, kami memutuskan untuk tidak membahasnya lebih lanjut, desain sudah cukup menjual dan sudah banyak ‘diamini’ oleh banyak orang.

Eksterior Toyota Calya memiliki tampilan cukup modern dan elegan

Desain bodinya cukup modern, bukan?

>>> Info menarik: Penasaran dengannya? Simak harga mobil Toyota Calya yang dijual berikut ini

Performanya Di Jalanan Mudik

Hal yang patut untuk Anda pertimbangkan lebih jauh justru terletak pada performanya. Ya, mesin berkapasitas 1.197 cc DOHC Dual VVT-i, sejatinya sudah menjadi senjata pamungkas untuk menjadi kandidat mobil keluarga terbaik dari segi harga. Tak ada masalah sama sekali hingga Anda menyentuh 100 Km/Jam. Tenaga terasa sangat responsif dari putaran rendah hingga tinggi, tak merasakan kehilangan tenaga sama sekali.

Mesin Toyota Calya sudah didukung teknologi Dual VVT-i

Mesinnya menerapkan kapasitas 1.197 cc dan sudah sangat unggul diajak berjalan-jalan di area perkotaan

Beberapa hambatan barulah terasa apabila Anda sudah melampaui kecepatan 120 Km/Jam. Apakah itu? Pertama, mobil ini terasa sedikit limbung apalagi jika tak diimbangi dengan bobot keseluruhan penumpang. Memang tak sempurna, tapi sejatinya aman-aman saja kok. Banyak sebagian mobil keluarga juga mengalami hal serupa jika digeber hingga titik kecepatan 120 Km/Jam, apalagi jika kursi hanya ditempati pengendar saja.

>>> Mungkin Anda tertarik: Review Toyota Calya 1.2 G MT 2017

Kedua, kami merasakan adanya deru suara angin yang masuk hingga ke dalam kabin. Sejatinya, ini menjadi salah satu kekurangan minor dan hanya ditemui jika Anda berkendara lebih dari kecepatan 100 Km/Jam. Jujur saja, mobil ini tidak memiliki fitur kekedapan kabin yang mumpuni, sehingga suara angin dari luar masih dapat masuk ke dalam kabin.

Performa Toyota Calya terbilang unggul berkat mesin DOHC Dual VVT-i

Performanya terbilang cukup mumpuni, bahkan untuk kegiatan mudik

Lantas apa pendapat kami? Cara menikmati berkendara dengan mobil ini adalah menggunakan sewajarnya. Kecepatan maksimum cukup di kisaran 100 Km/Jam saja, laju mobil sudah terasa sangat nyaman. Perlu diingat juga bahwa mobil ini dirancang khusus untuk hemat bahan bakar, sejalan dengan tema LCGC. Jadi, cukup kendarai hingga 100 Km/Jam saja. Sesekali boleh untuk mencapai 120 Km/Jam jika Anda ingin mendahului kendaraan lain, namun tetap utamakan keselamatan dan sebisa mungkin mobil diisi penuh oleh 7 orang, supaya lajunya menjadi lebih stabil.

Jangan lupa juga untuk memanfaatkan fitur ECO Indicator, indikator lampu hijau yang menyala, menandakan bahwa Anda sedang berada dalam mode berkendara irit bahan bakar. Tercatat juga, Toyota Calya tipe G M/T memiliki estimasi konsumsi bahan bakar rata-rata 11,6 Km/Liter.

>>> Simak juga: Cara Mengatasi Remote Toyota Calya Yang Tidak Berfungsi

Jelas, Kaya Fitur Dengan Harganya Yang Terjangkau

Jika Anda belum mengetahui fitur-fiturnya, mobil ini terbilang sangat kaya akan fitur. Memang tak semewah mobil-mobil papan atas seharga Rp. 400 jutaan, tapi sudah sangat cukup menghibur. Salah satu contohnya adalah panel audio 1 DIN yang sudah didukung fitur Bluetooth, AUX dan USB. Tentu, musik favorit dari Handphone Anda bisa diputar secara langsung lewat format tersebut.

Interior Toyota Calya sudah dilengkapi dengan fitur menarik mulai dari audio hingga AC

Suasana atmosfer interior Calya

Di sisi lain, kenyamanan juga didapati dari fitur AC Double Blower plus Rear Air Circulation, sehingga udara dingin bisa tersebar merata hingga ke arah kursi belakang. Hal tak kalah menarik lainnya adalah hadir dua socket Charger untuk mengisi daya Handphone yang disematkan di kursi depan dan kursi tengah. Cukup menarik, bukan?

>>> Baca juga: Solusi Untuk AC Toyota Calya Yang Tidak Sampai Baris Belakang

Jadi, Kesimpulannya?

Hmmm, ketimbang proses mudik Anda harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli mobil sekelas Avanza, ada baiknya Calya menjadi opsi utama. Tak ada masalah berarti sama sekali dalam segi berkendara, bahkan harganya dibanderol sangat terjangkau. Di sisi lain, irit bahan bakar juga menjadi alasan utama mengapa banyak orang menggunakan Calya sebagai kendaraan pribadi. Lantas, apa pendapat Anda tentang mudik dengan Toyota Calya? Mulai yakin dengannya?

>>> Simak juga tips dan trik khusus mobil Toyota hanya di HargaToyota.com

Franky Pratama
 
Berita sama topik

Mungkin Anda ingin baca