Tips Menggunakan Sabuk Pengaman Mobil dengan benar

08/02/2018

Sabuk pengaman merupakan salah satu fitur keamanan yang wajib ada pada Mobil. Nama lain dari sabuk pengaman adalah seat belt. Mengetahui prosedur memakai sabuk pengaman yang baik adalah hal wajib bagi pengemudi Mobil.

Prosedur memakai sabuk pengaman yang baik berguna untuk melindungi pengendara dari hal yang tidak diinginkan. Bagi Anda yang masih belum bisa menggunakan sabuk pengaman dengan benar, berikut adalah cara menggunakan sabuk pengaman dengan benar.

1. Penggunaan sabuk pengaman yang benar

Dalam penciptaannya sabuk pengaman tidak dilakukan sembarangan. Produsen Mobil sudah menyesuaikan seat belt buatannya dengan postur para pengemudi ataupun penumpang. Pengemudi seringkali mengeluh akan sabuk pengaman pada Mobil yang kurang nyaman. Bahkan adapula kebiasaan buruk dengan hanya menyelipkannya di bagian belakang punggungnya. Mungkin dirasa kurang nyaman karena belum terbiasa menggunakan sabuk pengaman, jadi agak terasa kurang nyaman.

gambar menunjukkan seorang wanita sedang menggunakan seatbelt sebelum mengemudi

Perhatikan penggunaan sabuk pengaman yang benar

Jika hal itu dilakukan pengemudi, maka kemampuan dari seat belt guna melindungi pengendara semakin lama semakin menurun. sabuk pengaman bertugas untuk menjaga agar Anda tetap berada di tempat duduk meskipun terjadi goncangan akibat jalanan tidak rata ataupun yang lainnya. Jika seat belt tidak dipakai maka tugas untuk melindungi pengendara tidak bisa dilakukan.

2. Perhatikan Tali bagian Bawah Seat Belt

Untuk hal kedua yang harus dilakukan dalam penggunaan sabuk pengaman adalah tali bagian bawah seat belt yang letaknya harus berada di atas sekitar pinggang pengemudi. Produsen mendesain sabuk pengaman dengan teliti dan memperkirakan segala kemungkinan.

gambar menunjukkan tangan seorang sedang memakai sabuk pengaman di bawah kursi mobil

Perhatikan juga bagian bawah sabuk pengaman

Jadi dengan memakai sabuk pengaman dengan benar guna memberikan pengamanan untuk pengendara saat terjadi kecelakaan agar tidak terlempar terlalu jauh dari posisi duduknya.

3. Posisi Duduk yang benar

Saat mengendarai sebuah Mobil kadang posisi duduk yang nyaman tidak dihiraukan. Posisi duduk yang benar dan nyaman adalah dalam posisi tegak dan punggung pengendara dengan sandaran pada  jok Mobil sejajar.

gambar menunjukkan seorang pria sedang memakai sabuk pengaman sebelum mengemudi

Posisi duduk juga perlu diperhatikan dalam mengemudi

Selain itu jangan sampai menurunkan posisi jok Mobil melebihi kebutuhan saat mengemudi. Jika posisi jok Mobil diturunkan melebihi kebutuhan, maka bisa saja ketika terjadi kesalahan posisi sabuk pengaman berada di perut. Hal tersebut tentu sangat berbahaya, karena malah bisa menjadikan cidera yang lebih berat.

4. Memeriksa kondisi sabuk pengaman supaya tidak terpelintir

Untuk letak tali sabuk diharuskan berada pada bagian dada atas dengan posisi rata. Selain itu terdapat juga pada daerah lingkar pinggang pengemudi. Jadi apabila posisi tali sabuk pengaman berada pada posisi yang tidak rata, maka kekuatan sabuk pengaman yang digunakan untuk melindungi diri menjadi berkurang dan tidak maksimal. Bahkan kadang tali sabuk pengaman malah akan terpelintir.

gambar menunjukkan seorang pria dilihat dari belakang jika sedang mengemudi di jalan

Hindari sabuk pengaman yang terpelintir

5. Memastikan sabuk pengaman atau seat belt sudah mengunci dengan benar

Hal ini sangat perlu diperhatikan, pada saat mengunci sabuk pengaman pastikanlah terdengar suara klik. Suara yang dihasilkan tersebut merupakan tanda bahwa sabuk pengaman telah mengunci sepenuhnya.

gambar menunjukkan jelas cara memakai sabuk pengaman dalam sebuah mobil

Yang terpenting, pastikan sabuk pengaman terkunci

Selain itu Anda juga bisa melakukan pengujian dengan menariknya sekali guna memastikan sudah terkunci. Apabila saat Anda menarik sabuk pengaman dan tidak terlepas, maka tali sabuk pengaman sudah siap melindungi pemakainya.

Demikianlah cara atau prosedur memakai sabuk pengaman yang baik dan benar. Semoga dengan melakukan cara/ instruksi diatas dapat membuat Anda nyaman dan terlindungi saat berkendara. Sayangi diri Anda dengan selalu mengikuti peraturan yang berlaku.

Berikut konsekuensi tidak menggunakan seat belt ketika mengemudi

Padli Nurdin
 

Mungkin Anda ingin baca

  • Belum Tahu Teknologi VSC Dan HSA Pada Mobil Toyota, Berikut Penjelasannya!

    Belum Tahu Teknologi VSC Dan HSA Pada Mobil Toyota, Berikut Penjelasannya!

    Abdul

    Toyota merupakan salah satu pabrikan ternama asal Jepang yang memasarkan produk-produknya di berbagai negara, salah satunya adalah Indonesia. Pihaknya mengutamakan keselamatan dan keamanan untuk para pemilik mobil Toyota dengan memberikan fitur berteknologi mumpuni. Beberapa teknologi yang berguna untuk mencegah terjadinya kecelakaan fatal adalah VSC dan HSA pada mobil Toyota.

  • Hari-Hati, Ada Peringatan Di Fitur SRS Airbag Pada Toyota Fortuner Yang Tidak Boleh Dilakukan

    Hari-Hati, Ada Peringatan Di Fitur SRS Airbag Pada Toyota Fortuner Yang Tidak Boleh Dilakukan

    Abdul

    Berkendara menggunakan mobil tentu menginginkan selamat sampai tujuan tanpa ada masalah. Apalagi kecelakaan yang bisa menimbulkan cedera parah ataupun kematian. Oleh sebab itu dari pihak produsen memberikan fitur SRS Airbag pada Toyota Fortuner. Dengan adanya fitur ini menjadikan pengendara lebih tenang selama perjalanan.

  • Ternyata Memberi Pelumas Karet Support Toyota Yaris Itu Penting!

    Ternyata Memberi Pelumas Karet Support Toyota Yaris Itu Penting!

    Abdul

    Beberapa masalah pada kendaraan tentu ada penyebabnya. Seperti misalnya pada ban kempes, itu bisa disebabkan karena ada kebocoran baik lubang yang kecil atau besar. Bisa juga karena lama tidak digunakan sehingga angin pada ban menjadi hilang sedikit demi sedikit. Seperti halnya pada mobil hatchback satu ini, yang mana karet support Toyota Yaris mengalami masalah.