Ternyata Mematikan Mesin Mobil Toyota Harus Dilakukan Dengan Benar

11/07/2018

Menjaga kondisi Mobil tetap awet dan tetap dalam keadaan prima bisa dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya yang sering direkomendasikan adalah melakukan perawatan secara berkala. Hal ini biasanya dilakukan dengan servis di bengkel resmi. Namun tahukah Anda mematikan mesin Mobil tidak boleh sembarangan.

Banyak pengendara yang mematikan mesin Mobil secara tergesa-gesa. Alangkah baiknya untuk menghindari masalah tersebut, karena bisa jadi kebiasaan tersebut cukup berbahaya bagi kondisi Mobil. Memang terbilang sepele sih, tapi dengan tidak melakukannya bisa membuat performa Mobil tetap terjaga.

Dalam berkendara memang dituntut untuk melakukannya dengan baik dan benar. Namun ternyata dalam mematikan mesin Mobil juga diperlukan cara yang benar. Dengan melakukannya dapat membuat performa tetap terjaga dan mesin kendaraan menjadi lebih awet.

Gambar ini menunjukkan sebuah tangan memegang kunci mobil dimasukkan ke lubang kontak

Jangan mematikan mesin sembarangan agar kondisi mesin tetap terjaga

Lantas bagaimana sih mematikan mesin kendaraan yang baik dan benar?

Setelah melakukan perjalanan dari jarak yang cukup jauh biasanya pengendara terburu-buru ingin segera beristirahat. Hal tersebut boleh saja, namun sebagai catatan jangan sampai mematikan mesin Mobil dalam keadaan putaran yang masih cukup tinggi.

“Komponen mesin akan cepat mengalami kerusakan, saat tidak mengetahui cara mematikan mesin mobil yang benar,” tutur Kustrihadi Kepala Bengkel di Jakarta Selatan.

>>> Klik di sini untuk mengupdate informasi tips dan trik yang bermanfaat lainnya

Mesin bekerja dengan beberapa komponen di dalamnya, selain itu kinerjanya juga membutuhkan pelumas sebagai pendukungnya. Apabila mesin dimatikan, sementara putaran mesin masih cukup tinggi dapat menjadikan kehilangan pelumas. Hal tersebut dikarenakan kompresi yang menurun sehingga komponen mesin bekerja tanpa adanya pelumasan yang maksimal.

“Sebab saat putaran tinggi, mesin butuh pelumasan yang lebih dan ketika mesin dimatikan tiba-tiba, maka tekanan untuk pelumasan mobil akan berkurang drastis,” jelas Kustri.

Jadi ketika mesin dimatikan dalam putaran tinggi, ternyata masih terdapat beberapa komponen mesin yang mengembang. Apabila mesin dimatikan maka dapat merusak dinding silinder dan cepat mengalami keausan. Oleh sebab itu sebaiknya menghindari mematikan mesin Mobil ketika putaran mesin masih dalam keadaan cukup tinggi.

Gambar ini menunjukkan sebuah tangan memegang panel untuk menyalakan dan mematikan ac mobil

Sebelum mematikan mesin Mobil disarankan untuk mematikan komponen kelistrikan pada Mobil

“Jika dilakukan secara terus-menerus, usia mesin jadi berkurang dari semestinya,” imbuhnya.

Sebenarnya untuk mematikan mesin yang benar tidak sulit, hanya perlu menunggunya sampai putaran normal saja baru mematikannya. Dengan melakukannya bisa membuat performa Mobil Toyota tetap terjaga dan mesin menjadi lebih awet.

>>> Baca juga, Terlalu Gegabah dalam Mengendarai Mobil Baru bisa Merusak Mesin Lebih Awal yang diulas oleh cintamobil.com

Namun masih terdapat hal yang perlu diperhatikan sebelum mematikan mesin kendaraan. Jadi ketika berniat melakukannya sebaiknya melakukan pengecekan pada komponen Kelistrikan Mobil seperti Ac, Audio dan lainnya. Pastikan semuanya sudah dimatikan, barulah pengendara dapat mematikan mesin Mobil dengan baik dan benar.

Selain melakukan hal tersebut, ternyata menjaga mesin tetap sehat bisa dilakukan dengan mengajaknya kebut-kebutan sesekali. Pemilik bisa melakukannya saat jalanan sedang sepi, tujuannya adalah supaya endapan karbon yang telah menumpuk pada ruang bakar dapat hilang.

"Dengan kondisi jalan di Jakarta yang macet dan mobil hanya dijalankan pada rpm rendah dapat menyebabkan penumpukan karbon di ruang pembakaran mesin," kata Didi Ahadi selaku Dealer Technical support Toyota Astra Motor (TAM).

Menurutnya, apabila dibiarkan saja terdapat endapan yang menumpuk bisa terjadi masalah pada Mobil. Akibatnya adalah brebet, jika tidak segera dilakukan penanganan maka nantinya perlu dilakukan tune-up mesin dan membutuhkan biaya yang cukup mahal.

>>> Mungkin tertarik, Mengetahui Fungsi Kunci Immobilizer Mobil Toyota dan Cara Kerjanya

Gambar ini menunjukkan sebuah Mobil warna hitam sedang melaju di jalanan dekat pepohonan

Mobil diajak ngebut sesekali di jalan Tol saat sepi bisa menghilangkan endapan di ruang bakar

Oleh sebab itu pihaknya menyarankan untuk dapat memacu kendaraan kesayangannya sesekali di jalanan yang sepi seperti jalan Tol. Karena jika melakukannya di jalan raya biasa, jarang ada tempat yang sepi atau lenggang dari kendaraan lain.

Saat berada di jalan tol, Mobil dapat dipacu pada kecepatan maksimal 100 kpj. "Tidak perlu tune-up berbiaya mahal. Cukup sekali-kali diajak ngebut untuk menghilangkan dan membakar karbon yang menumpuk," ujar Didi.

Demikianlah informasi mengenai cara mematikan mesin Mobil yang benar dan menjaga kendaraan dengan diajak ngebut di jalan tol. Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

>>> Ingin beli Mobil dengan harga terbaik? Kunjungi situs jual beli terpercaya di cintamobil.com

Abdul
 
Berita sama topik

Mungkin Anda ingin baca

  • Inilah Beberapa Pilihan Ban Yang Cocok Untuk Toyota Yaris

    Inilah Beberapa Pilihan Ban Yang Cocok Untuk Toyota Yaris

    Abdul

    Ban merupakan salah satu komponen pada Mobil yang mempunyai fungsi sangat penting. Yang mana kinerjanya berhubungan langsung dengan aspal, sehingga memastikan kondisinya maksimal sangat diperlukan. Salah satu Mobil yang digemari masyarakat di Indonesia adalah Toyota Yaris. Lantas apa saja ban yang cocok untuk Toyota Yaris?

  • Ini Mobil Yang Ditolak Asuransi! Tenang Ada Solusinya

    Ini Mobil Yang Ditolak Asuransi! Tenang Ada Solusinya

    Abdul

    Menggunakan jasa asuransi kendaraan sangat direkomendasikan untuk lebih menjaga keamanan. Akan tetapi perlu diketahui, bahwa tidak semua Mobil tidak bisa diasuransikan. Jadi ternyata, terdapat beberapa Mobil yang ditolak asuransi.

  • Waspada! Mengemudi Mobil Di Jalan Yang Sempit Tidak Boleh Ugal-Ugalan

    Waspada! Mengemudi Mobil Di Jalan Yang Sempit Tidak Boleh Ugal-Ugalan

    Abdul

    Berkendara menggunakan Mobil tidak hanya berada di jalan raya saja, akan tetapi kadang kita menemui jalanan yang sempit di pedesaan. Mengemudi Mobil di jalan yang sempit justru membutuhkan kewaspadaaan yang lebih. Apalagi harus bertemu dengan pengendara lain, sepeda motor dan pejalan kaki.