Perlu Diperhatikan, Ini Tips Mengurangi Resiko Serangan Jantung Bagi Pengendara

03/07/2021

Bagi seseorang yang mempunyai penyakit jantung diharapkan untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas. Dimana serangan janting dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, begitupun ketika mengemudi mobil. Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko serangan jantung.

Mengurangi resiko serangan jantung saat mengemudi sangat diperlukan. Karena ketika sedang mengemudi dan tiba-tiba terkena serangan jantung maka resikonya adalah mobil hilang kendali dan kendaraan lain bisa tertabrak. Sebelumnya perlu mengetahui pemicu dari serangan jantung yang meliputi, kondisi lelah, emosi dan melakukan aktivitas berat.

Gambar ini menunjukkan seorang pengemudi memegang dadanya

Ketika mengemudi dan terkena serangan jantung bisa menyebabkan kecelakaan

Dalam hal ini termasuk juga bagi seseorang yang mempunyai masalah terkait kesehatannya seperti keturunan, diabetes, darah tinggi dan lain-lain. Kadangkala seseorang tidak tahu atau memang kurang sadar terhadap kondisi kesehatan tubuhnya. Akibatnya akan fatal jika serangan jantung terpicu ketika sedang mengemudikan mobil.

>>> Baca Juga, Mobil Terjadi Masalah Di Jalan Tol, Lakukan Hal Ini

Berikut ini merupakan beberapa langkah dalam mencegah serangan jantung:

1. Istirahat Cukup

Dalam mengurangi resiko serangan jantung, hal pertama yang perlu dilakukan adalah beristirahat yang cukup. Tubuh manusia membutuhkan istirahat supaya aktivitas yang dilakukan bisa lancar, seperti mengemudi mobil. Jika tubuh fit maka fokus mengemudi akan tetap terjaga. Sobat bisa melakukan istirahat setiap 3 jam sekali ketika sering berkendara, apalagi ketika sedang menempuh perjalanan jauh seperti ke luar kota.

Gambar ini menunjukkan beberapa mobil parkir di rest area

Saat perjalanan jauh lakukan istirahat di rest area

>>> Lihat Juga, Membawa Perlengkapan Perjalanan Jauh Dengan Mobil Sangat Diperlukan

2. Menyesuaikan Dengan Siklus Tubuh Manusia

Pada umumnya untuk melakukan aktivitas dilakukan pada siang hari dan istirahat di malam hari. Adapun waktu yang pas untuk tubuh dalam melakukan aktivitas seperti misalnya mengemudi adalah pagi sampai sore hari. Apabila tetap beraktifitas di siang dan malam hari sehingga istirahat jadi kurang maka ada konsekuensi yang perlu ditanggung oleh orang tersebut. Untuk istirahat yang dilakukan setidaknya tidur dalam kurun waktu 6 jam.

3. Tidak Mudah Emosi & Berkendara Secara Agresif

Adrenalin akan semakin tinggi jika berkendara secara agresif dan melaju dengan kencang atau kecepatan tinggi. Jika melakukannya maka irama jantung ketika bekerja akan semakin cepat. Untuk mengurangi resiko serangan jantung dapat dilakukan dengan tetap tenang ketika mengemudikan mobil. Apabila menemui hal yang menyebalkan selama di jalan sebaiknya tidak mudah terpancing emosi. Salah satu pemicu serangan jantung adalah emosi yang berlebihan.

4. Memastikan Mobil Tetap Prima

Mobil yang prima akan membuat pengemudian jadi lebih tenang. Namun saat mobil bermasalah kadang membuat pengendara bisa emosi seperti busi rusak dan menyebabkan mogok atau AC mobil yang mati. Oleh sebab itu servis berkala perlu dilakukan. Bawa ke bengkel resmi sesuai jadwal sehingga resiko kerusakan pada kendaraan dapat diminimalisir.

>>> Baca Juga, Merawat Mesin Diesel Modern Toyota Tidak Rumit, Begini Tipsnya

Gambar ini menunjukkan beberapa mobil diservis di bengkel resmi Toyota

Lakukan servis berkala supaya kondisi mobil tetap prima

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai tips mengurangi resiko serangan jantung ketika berkendara. Semoga bermanfaat dan jaga kondisi tubuh serta kendaraan supaya tetap dalam keadaan prima.

>>> Ikuti terus tips seputar otomotif menarik lainnya hanya di HargaToyota.com

Abdul
 

Mungkin Anda ingin baca

  • Rekomendasi Mobil Toyota Untuk Wanita Pemula

    Rekomendasi Mobil Toyota Untuk Wanita Pemula

    Abdul

    Saat ini mobil sudah banyak digunakan untuk menjalankan segala aktivitas keseharian. Selain itu, bagi yang tidak memiliki mobil ketika ingin bepergian cukup jauh maka akan menyewa mobil supaya lebih nyaman. Mobil Toyota sendiri menjadi salah satu kendaraan yang banyak dipilih oleh masyarakat Indonesia, begitupun oleh para wanita.

  • Punya Rp 250 jutaan lebih baik membeli Vios 5 kursi atau Avanza 7 kursi?

    Punya Rp 250 jutaan lebih baik membeli Vios 5 kursi atau Avanza 7 kursi?

    Doris Elisa

    Toyota adalah merek mobil yang tidak asing lagi di pasar otomotif Indonesia. Khususnya dalam kisaran harga Rp 250 jutaan, pengguna dapat memilih satu dari 2 varian dari Toyota itulah Toyota Vios 5 kursi dan Toyota Avanza 7 kursi . Itulah keunggulan yang membuat mereknya bisa pesaing dengan kompetitornya.

  • Mengetahui Kelebihan & Kekurangan Toyota Yaris Generasi Pertama

    Mengetahui Kelebihan & Kekurangan Toyota Yaris Generasi Pertama

    Abdul

    Toyota Yaris diperkenalkan di Indonesia pertama kali pada tahun 2006. Model tersebut menjadi generasi pertama dan mempunyai daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Kala itu di Tanah Air, kendaraan dalam segmen yang sama yakni Hatchback didominasi oleh Honda Jazz. Lantas apa kelebihan dan kekurangan Toyota Yaris generasi pertama.

International