Penting, Merawat Hidrolik Pintu Bagasi Mobil Sangat Diperlukan

07/11/2018

Setiap komponen pada kendaraan berpotensi mengalami kerusakan tanpa diketahui kapan waktunya. Pemilik hanya dapat melakukan pengecekan dan perawatan supaya kondisinya dapat maksimal. Begitu juga dalam merawat hidrolik pintu bagasi mobil yang perlu dilakukan supaya dapat bekerja dengan baik.

Umumnya mobil yang mempunyai pintu bagasi serta proses membukanya keatas telah dilengkapi dengan pegas hidrolik. Adapun tujuan diberikannya adalah supaya pemilik kendaraan lebih mudah dalam membuka pintu sehingga tidak perlu mengeluarkan tenaga lebih. Namun merawat hidrolik pintu bagasi juga sangat diperlukan. Tidak hanya itu saja, untuk yang telah menggunakan teknologi elektrik hanya pencet saja pintu sudah naik sendiri.

“Nah, shockbreaker hidrolik pintu bagasi ini, keawetannya tergantung dari pemakaian," ujar Sartono, kepala instruktur teknis dari Toyota Auto2000 Bintaro, Tangerang Selatan.

Gambar ini menunjukkan seorang wanita berdiri di belakang mobil dengan pintu bagasi terbuka

Pintu bagasi mobil yang menggunakan sock hidrolik harus perlahan dalam membuka atau menutupnya

>>> Baca juga, Ingat! Membersihkan Bagasi Mobil Juga Penting

Dengan berjalannya waktu tentu pemilik akan kerap menggunakannya untuk memasukkan barang dan juga mengambilnya. Dalam hal ini lama kelamaan kinerjanya akan mulai menurun, apalagi dalam pengoperasiannya terlalu kasar saat membuka ataupun menutup pintu bagasi mobil. Meskipun kadang ada mobil yang telah lama digunakan namun kondisinya tetap maksimal, namun bukan tidak mungkin kinerjanya akan lemah juga seiring pemakaian.

"Kalau di Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza, pintu belakangnya sudah diuji buka-tutup sampai ribuan kali. Tapi sesuaikan dengan pemakaian normal," jelas Sartono.

Tentu merawat hidrolik pintu bagasi sangat diperlukan, apalagi bagi sobat yang baru membeli mobil baru. Melakukan perawatan sangat diperlukan supaya dapat bertahan lama dan juga lebih awet. Bahkan pada beberapa kasus, shock hidrolik pada pintu bagasi telah lemah padahal umurnya belum sampai 5 tahun. Untuk tanda bahwa shock sudah lemah adalah saat pintu dibuka sudah tidak ada dorongan lagi ke atas. Bahkan pada saat pintu dibuka secara penuh harus ditopang dengan tangan, jika tidak maka akan turun sendiri.

>>> Mungkin tertarik, Perhatikan Hal ini Saat Memilih Aksesori Untuk Mobil Toyota

Jika sudah begitu sebaiknya lebih waspada, jangan sampai pintu terkena kepala saat dibuka tanpa tangan menopangnya. Oleh sebab itulah merawat hidrolik pintu bagasi sangatlah diperlukan. Untuk caranya sendiri cukup mudah yang berhubungan dengan perilaku pengemudi membuka ataupun menutup pintu bagasi.

Gambar ini menunjukkan sebuah tangan menempelkan tangannya pada shock hidrolik pada mobil

Membersihkan poros sohk hidrolik menggunakan kain halus agar tidak timbul baret

>>> Klik di sini untuk mengupdate informasi harga Mobil Toyota terbaru

Tips pertama adalah Membuka dan menutup pintu bagasi secara perlahan dan tidak kasar. Bagi sobat semua yang memiliki mobil dengan shock hidrolik pada pintu bagasi sebaiknya hati-hati dalam membuka atau menutup pintu. Lakukan secara perlahan dan jangan terlalu kuat seperti membantingnya.

Selanjutnya adalah dengan membersihkan poros shock hidrolik. Jadi apabila ditemui kotoran yang ternyata menempel sebaiknya segera dibersihkan. Untuk prosesnya menggunakan lap yang kering dan bertekstur lembut atau bisa juga dengan menggunakan chamois. Hal ini perlu diperhatikan, bahwa jangan menggunakan lap atau kain kasar dalam prosesnya beresiko menimbulkan baret yang dapat mengganggu kinerjanya atau terjadi kebocoran oli.

Apabila terjadi kerusakan seperti yang telah disebutkan, maka untuk biaya perbaikan cukup mahal karena harus mengganti dengan yang baru. Itulah tips dalam merawat hidrolik pintu bagasi mobil.

>>> Lihat juga, Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Mengenai Pintu Bagasi Mobil

Gambar ini menunjukkan seorang pria memegang kunci menempelkannya pada shock hidrolik bagian bawah pada pintu bagasi mobil

Perawatan shock pada pintu bagasi mobil diperlukan agar tetap bekerja maksimal

Nah bagi sobat yang berniat membeli baru, untuk harga di toko online sendiri sekitar Rp. 500 ribu milik Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia kondisi orisinil. Sedangkan jika membeli di bengkel resmi sekitar Rp. 650 ribuan. Ada juga solusi lebih hemat yaitu membeli produk aftermarket, semua terserah pemilik mobil.

“Ada juga yang nomor 2, seperti merek IKYB dari Thailand, mirip dengan asli. Harganya cuma Rp 350 ribu sepasang."

"Durabilty-nya lumayan bagus, sudah banyak yang pakai,” yakin Budi Santoso, punggawa Istana Motor di Plaza Atrium Senen lantai V, Blok B No. 12A-14, Jakarta Pusat.

Bagaimana menurut sobat, sudahkah merawat hidrolik pintu bagasi mobil kesayangan?

>>> Klik di sini untuk mengupdate informasi tentang tips dan trik Toyota lainnya

Abdul
 
Berita sama topik

Mungkin Anda ingin baca

  • Ketahui Mesin Diesel Common Rail Pada Toyota Hilux, Bagaimana Cara Kerjanya?

    Ketahui Mesin Diesel Common Rail Pada Toyota Hilux, Bagaimana Cara Kerjanya?

    Abdul

    Sekarang sudah masuk zaman modern, yang mana teknologi semakin canggih. Begitupun pada mobil yang telah dilengkapi fitur dan mesin modern yang membuatnya bekerja lebih maksimal. Salah satunya adalah mesin diesel common rail pada Toyota Hilux.

  • Ingin Membeli Mobil Toyota Fortuner Bekas, Perhatikan Hal Ini Agar Tidak Kecewa

    Ingin Membeli Mobil Toyota Fortuner Bekas, Perhatikan Hal Ini Agar Tidak Kecewa

    Abdul

    Fortuner merupakan salah satu mobil besutan Toyota yang masuk dalam segmen SUV. Tampilannya yang tangguh dan gagah membuatnya digemari banyak orang. Apalagi mobil pada segmen tersebut sudah terkenal akan kehandalannya dalam melintasi jalanan segala medan. Nah bagi sobat yang mau membeli mobil Toyota Fortuner bekas, sebaiknya memperhatikan beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  • Beberapa Penyakit Yang Dapat Mengganggu Ketika Mengemudi Perlu Diwaspadai

    Beberapa Penyakit Yang Dapat Mengganggu Ketika Mengemudi Perlu Diwaspadai

    Abdul

    Mengemudi mobil diharapkan dalam kondisi fit supaya perjalanan tetap aman dan nyaman. Bahkan jika sedang terkena penyakit sangat tidak disarankan untuk mengemudi. Apalagi bagi orang yang punya penyakit kambuhan, tentunya lebih baik mencari sopir demi keamanan. Lantas apa saja penyakit yang dapat mengganggu ketika mengemudi?