Jangan Nekat, Tetap Waspada Saat Berkendara Di Jalan Tergenang!

26/10/2018

Musim hujan sudah tiba, para pengendara diharapkan lebih waspada dan hati-hati. Di beberapa daerah biasanya rawan mengalami banjir sampai menimbulkan genangan dengan kedalaman cukup lumayan. Apalagi di jalan yang berlubang, tentu lebih berbahaya dan tidak terlihat kedalamannya. Oleh sebab itu jangan nekat, kalau memang haru maka berhati-hatilah saat berkendara di jalan tergenang.

Umumnya orang berkendara di jalan tergenang karena terburu-buru atau memang telah terbiasa melewati genangan dan tidak ada masalah. Namun sebaiknya berhati-hati, karena masalah terjadi tidak kapan dan di mana tempatnya. Apalagi di beberapa daerah banjir sudah menjadi hal biasa setiap musim penghujan. Jadi orang di daerah tersebut sudah tahu mana yang bisa dilewati dan mana yang tidak.

Gambar ini menunjukkan beberapa mobil dan bus serta kendaraan lain sedang melaju di jalanan yang terendam banjir

Menerjang banjir kerap dilakukan oleh orang yang sedang terburu-buru (Foto: Breakingnews))

>>> Lihat juga, Ingat, Menaati Peraturan Lalu Lintas Di Jalan Sangat Diperlukan!

Akan tetapi bagi pengendara lain dari luar daerah belum mengetahui kondisi jalanan. Jadi saat terdapat genangan alangkah baiknya untuk waspada. Kalau ingin aman bisa berhenti dahulu dan menunggu kendaraan lain melintasinya, jika aman sobat bisa mengikutinya. Karena melintasi genangan air dan tidak tahu kondisinya bisa beresiko bahaya, baik bagi kendaraan maupun orang di dalamnya.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan Layanan Cuaca Nasional (NWS) Amerika, bahwasanya pengemudi di dalam mobil yang tenggelam lebih dari separuh  saat terjadi banjir berakhir dengan bahaya. Dari pihak CDC juga menjelaskan, bahwasanya hampir 100 orang meninggal setiap tahunnya akibat insiden yang berhubungan dengan banjir.

>>> Klik di sini untuk mengupdate informasi harga Mobil Toyota terbaru

Bahkan dari pihak Consumer Reports juga ikut memberikan penjelasannya, bahwasanya apabila sedang berkendara di jalan tergenang dan air ternyata sudah terlihat berada pada tinggi 15 cm atau lebih, maka sebaiknya untuk memutar balik. Apalagi saat mengemudikan mobil di malam hari, sobat perlu lebih ekstra dalam meningkatkan kewaspadaan karena banjir yang terjadi di jalan menjadi sulit untuk dideteksi.

Gambar ini menunjukkan 3 buah mobil 2 warna hitam dan 1 warna hitam sedang melintasi genangan air di jalan

Jangan ambil resiko saat jalanan sedang banjir cukup tinggi dengan menerjangnya (Foto: Toyota.astra)

>>> Baca juga, Hati-hati, Beberapa Kondisi Ini Diharuskan Menurunkan Kecepatan kendaraan!

Tidak hanya itu saja, dari pihak NWS juga angkat bicara. Bahwasanya banjir dengan kedalaman 30 cm bisa membuat mobil kecil berpindah tempat. Apalagi banjir di jalanan yang mempunyai kedalaman sampai 60 cm dalam kondisi mengalir deras, maka resikonya adalah dapat membuat kendaraan terangkut dan berpindah tempat mengikuti arah banjir. Jadi apabila nekat mengemudikan mobil dalam kondisi banjir dapat beresiko menyebabkan masalah, jelas Direktur Pengujian Otomatis di Consumer Reports yani Jake Fisher.

"Beberapa pengemudi bisa kehilangan kontrol setelah menabrak genangan air besar dan mungkin menabrak pohon atau membuat kemacetan, beberapa mungkin menemukan mobil mereka hanyut, dan beberapa macet ketika mesin mobil mengisap air dan berhenti," jelas Fisher.

"Semua situasi ini dapat membuat pengemudi – dan mungkin keluarga mereka – beresiko tenggelam jika air terus naik." Tambahnya.

>>> Lihat juga, Tips Memilih Ban Mobil Untuk Musim Hujan Yang Perlu Diperhatikan

Gambar ini menunjukkan sebuah mobil sedang menerjang banjir dan terdapat mobil lain di belakangnya

Banjir yang mengalir dan cukup tinggi dapat menggeser mobil atau memindahkan kendaraan (Foto: Estutrans)

Jadi kebanyakan orang saat akan menerobos banjir di jalanan tentu pikiran yang dimiliki adalah airnya dangkal. Hal tersebut juga diungkapkan oleh Stephen Hegarty selaku petugas informasi public untuk Kepolisian Tampa di Florida yang sudah berpengalaman dalam persoalan ini."Orang-orang hanya berpikir mereka akan membuatnya ke sisi lain, dan itu jauh lebih dalam daripada yang mereka pikirkan," kata Hegarty. "Mereka tidak tahu apakah jalan telah rusak dan tidak tahu apa yang ada di bawah air. Anda tidak tahu apakah ada kawat atau puing di jalan.” Tambahnya.

Jadi ketika sedang menuju ke arah yang dituju atau hendak pulang ke rumah dan ternyata menemui banjir, sebaiknya jangan memaksakan untuk berkendara di jalan tergenang. Apabila ketinggian air mencapai 15 cm maka diharapkan untuk mencari jalan lain yang lebih aman. Namun apabila belum mengetahui pasti kedalamannya dan apakah aman atau tidaknya, sobat bisa melihat kendaraan lain melewati genangan. Apabila dirasa aman dan sobat mampu menerjangnya bisa mengikuti kendaraan lain di depan dengan memberi jarak yang aman.

>>> Klik di sini untuk mengupdate informasi tentang tips dan trik Toyota lainnya

Abdul
 
Berita sama topik

Mungkin Anda ingin baca

  • Mobil SUV Keren Toyota Rush 2019, Apa Yang Berubah?

    Mobil SUV Keren Toyota Rush 2019, Apa Yang Berubah?

    Abdul

    Di Indonesia pasar LSUV (Low Sport Utility Vehicle) sudah dimulai sejak tahun 1980. Hanya saja untuk Toyota Rush dihadirkan pertama kali pada tahun 2006. Sampai saat ini sudah dilakukan beberapa pembaruan sehingga tampil semakin modern dan juga menarik. Lantas apa yang baru pada Toyota Rush 2019?

  • Servis Berkala 1 Bulan Pertama Di Bengkel Resmi Toyota Pentingkah?, Ini Alasannya

    Servis Berkala 1 Bulan Pertama Di Bengkel Resmi Toyota Pentingkah?, Ini Alasannya

    Abdul

    Membeli mobil baru memang sesuatu yang membanggakan, namun terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti servis berkala 1 bulan pertama. Kadang muncul sebuah pertanyaan mengenai hal tersebut, mobil baru kenapa harus servis di bulan pertama?

  • Inilah Langkahnya, 5 Tips Membeli Mobil Bekas Supaya Tidak Tertipu

    Inilah Langkahnya, 5 Tips Membeli Mobil Bekas Supaya Tidak Tertipu

    Franky Pratama

    Melihat penjualan mobil bekas yang kian meningkat, tentu pembaca setia juga harus tahu tips membeli mobil bekas supaya tidak tertipu. Akan dijelaskan banyak hal sehingga Anda tidak salah memilih dan merasa puas merasakannya. Untuk selengkapnya, berikut kita simak tips membeli mobil bekas.