Jangan Lupa Periksa Kondisi Busi Mobil Sebelum Mudik, Berikut Tipsnya!

31/05/2019

Mudik 2019 telah tiba, kesiapan mobil menjadi perhatian para masyarakat yang pulang ke kampung halaman via jalur darat. Agar kenyamanan dan keamanan selama perjalanan tetap terjaga salah satu komponen yang wajib diperiksa adalah busi. Maka dari itu jangan lupa periksa kondisi busi mobil.

Musim mudik 2019 telah tiba. Keamanan dan kenyamanan selama perjalanan mudik lebaran harus dilakukan dengan kesiapan dan keandalan mobil. Salah satu komponen penting dari mobil yang perlu mendapat perhatian adalah busi. Bagaimana cara melakukan perawatan busi?

>>> Pilih mana ya? Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia?

Pertama, perhatikan gejala busi yang sudah mengalami keausan pada elektrodanya. Komponen busi bisa dijadikan sebagai indikator utama suatu mobil dalam memberikan informasi kepada pengguna. Merawat busi tidak perlu menunggu sampai mati karena sebelum busi mati banyak gejala yang dapat kita rasakan pada saat kita berkendara. Diantara gejala yang paling mudah adalah susah saat pertama menghidupkan mesin.

Pastikan kondisi busi masih baik

Pastikan kondisi busi masih baik sebelum memulai perjalanan jauh

Apabila mobil susah melakukan start pada kondisi mesin sudah panas maupun dingin maka tidak ada salahnya perhatikan kondisi busi mobil yang akan Anda gunakan untuk mudik. Langkah kedua, pengecekan tingkat kerusakan busi. Elektroda busi adalah suatu bagian yang akan cepat terkikis dan mengalami ke ausan pada permukaannya. Hal ini dikarenakan bagian tersebut tempat terjadinya api pada ruang bakar. Bila elektroda sudah aus maka busi perlu diganti.

>>> Simak juga: Cara Mengatasi Remote Toyota Calya Yang Tidak Berfungsi

Ketiga, bersihkan busi apabila kondisi elektroda masih bagus. Bentuk yang masih kotak tanpa ada bulatan adalah tanda bahwa elektroda busi belum mengalami keasuan. Biasanya aliran listrik masih sangat baik dan penumpukan karbon tidak terlalu banyak. Elektroda yang sudah mengalami pengendapan karbon atau kotoran, cukup membersihkan elektrodanya dengan cara menyemprot bagian elektroda dengan cairan yang bersifat Non-Metal seperti brake cleaner.

Mobil distarter jadi salah satu cirinya

Mobil susah distarter menjadi salah satu gejala busi sudah aus

Tidak perlu melakukan amplas dan hindari cairan yang bersifat abrasif terhadap karat, karena cairan tersebut akan mengikis permukaan plating ataupun elektroda busi. Cara ini sangat membantu pemudik apabila mobil mengalami mogok atau susah start. Agar perjalanan mudik aman dan nyaman sangat dianjurkan busi diganti terlebih dahulu setelah dilakukan service rutin. Sesuaikan dengan kilometer penggantian busi 15.000 sampai dengan 20.000 adalah jarak ideal untuk mengganti busi agar mudik lebih aman dan nyaman.

>>> Simak juga tips dan trik menarik lainnya seputar berkendara hanya di HargaToyota.com

Mahmudi Restyanto
 
Berita sama topik

Mungkin Anda ingin baca