Ingin Tahu Masalah Transmisi Mobil Matic, Ini Gejalanya Yang Kerap Terjadi!

19/10/2018

Terdapat beberapa jenis transmisi mobil yang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Salah satu transmisi yang disukai oleh pengendara terutama perempuan adalah transmisi otomatis. Namun masalah transmisi mobil matic kadang terjadi, oleh sebab itu pemilik harus mengetahui gejalanya.

Dengan mengetahui gejala mobil matic tentunya akan dapat segera ditangani dan dilakukan perbaikan. Sehingga kondisinya kembali maksimal dan dapat digunakan kembali untuk bepergian. Masalah transmisi mobil matic tidak bisa dianggap remeh, karena dapat mengganggu kenyamanan dalam berkendara.

Berikut ini merupakan gejala yang menandakan bahwa terdapat masalah transmisi mobil matic yang kadang terjadi.

1. Timbul suara tak biasa saat memindahkan transmisi

Ketika menempuh perjalanan menggunakan mobil matic, tentu yang diharapkan adalah kenyamanan dan keamanan serta dapat sampai tujuan dengan selamat. Apabila saat memindahkan tuas transmisi dari N menuju D atau P ke R terdengar suara yang dirasa tidak lazim, maka itu bisa jadi merupakan gejala transmisi mobil matic mengalami masalah.

Gambar ini menunjukkan tuas transmisi warna hitam dengan terdapat huruf disampingnya yakni P dan N warna merah dan R,D,S,L warna putih

Saat memindahkan posisi tuas transmisi dan timbul suara tidak biasa maka bisa jadi ada masalah

Adapun suara yang muncul tersebut bisa berupa bunyi "krek" dengan durasi yang tidak sebentar. Jadi bunyi tersebut akan terdengar agak lama sehingga mengganggu perjalanan. Jika begitu sebaiknya untuk dilakukan pemeriksaan dengan membawanya ke bengkel resmi atau bengkel terpercaya.

>>> Cari tempat terpercaya untuk membeli mobil bekas dan baru buatan Toyota? Jangan ragu klik di sini

2. Tarikan yang dimiliki mobil terasa berat dan tersendat

Gambar ini menunjukkan mobil warna hitam sedang melaju di jalan

Saat transmisi mobil matic bermasalah laju mobil bisa tersendat dan terasa berat

Gejala selanjutnya yang bisa menjadi tanda bahwa terjadi masalah transmisi mobil matic adalah tarikan kendaraan agak berat dan terasa tersendat. Jadi pada saat melepas pedal rem sedikit demi sedikit, terasa ada getaran pada mobil atau bisa juga terasa ada hentakan kecil.

>>> Lihat juga, Mengetahui Masalah Transmisi CVT Pada Mobil Toyota Beserta fungsinya

3. Ketika mobil berjalan timbul getaran

Gambar ini menunjukkan sebuah kaki sedang menginjak pedal dan terdapat pedal lain di sampingnya

Jika dirasa transmisi mobil tidak nyaman segera dilakukan pemeriksaan di bengkel resmi

Pada saat mobil berjalan terasa ada getaran yang timbul, hal ini menandakan bahwa transmisi pada mobil matic mengalami masalah. Hal tersebut terjadi bisa dikarenakan kampas kopling yang telah aus dan sudah tidak layak pakai. Jika benar begitu, solusinya adalah dengan mengganti kampas kopling dengan yang baru.

4. Saat memindahkan gigi terasa sulit

Adapun gejala yang dapat dikenali saat terjadi masalah transmisi mobil matic yang terakhir adalah gigi sulit saat dipindahkan. Banyak orang yang mengalami hal ini, jadi gigi transmisi mobil matic terkunci pada posisi tertentu saja. Bahkan ada yang sampai tidak bisa dipindahkan ke posisi lain. Ada pula yang mengalami gigi transmisi tidak bisa dipindahkan dalam posisi R atau mode mundur. Jika sudah begitu sebaiknya untuk segera dilakukan pengecekan, jika ada kerusakan atau ada yang harus diganti maka segera dilakukan penggantian komponen yang rusak.

Gambar ini menunjukkan sebuah tangan sedang memegang tuas transmisi mobil matic

Perawatan transmisi mobil matic juga diperlukan seperti mengganti oli transmisi

>>> Baca juga, Wow! Ada 2 Jenis Oli Transmisi Toyota Calya Yang Bisa Dijadikan Pilihan

Selain mengetahui gejala kerusakan pada mobil matic, melakukan perawatan juga diperlukan. Dengan begitu masalah yang akan timbul dapat diminimalisir dan dihindari. Untuk perawatan yang diperlukan seperti melakukan pengecekan pada oli transmisi. Volumenya masih berada di atas batas minimal. Selain itu jika sudah waktunya melakukan penggantian, sebaiknya segera diganti jangan menunggu sampai transmisi mobil matic mengalami masalah.

Selanjutnya dalam memposisikan tuas transmisi juga harus tepat. Seperti saat kondisi berhenti posisikan tuas di N atau Netral. Selain itu saat akan berjalan sebaiknya dilakukan perlahan. Jangan menekan secara tiba-tiba, karena dapat membuat kualitas dari katup solenoid terganggu. Jadi pada mobil transmisi matic membutuhkan waktu beberapa detik supaya tekanan dapat dihasilkan dari oli menuju konverter torsi. Apabila proses tersebut belum selesai dan pedal gas ditekan langsung secara dalam, maka dapat menjadikan rusaknya pada katup solenoid.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai gejala yang dapat diketahui ketika terjadi masalah transmisi mobil matic. Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

>>> Klik di sini untuk mengupdate informasi tentang tips dan trik Toyota lainnya

Abdul
 
Berita sama topik

Mungkin Anda ingin baca

  • Ingin Pasang Plat Nomor Cantik? Ini Hal-Hal Yang Harus Anda Ketahui

    Ingin Pasang Plat Nomor Cantik? Ini Hal-Hal Yang Harus Anda Ketahui

    Franky Pratama

    Dewasa ini, plat nomor mobil atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) bukan saja sebagai identitas kendaraan namun juga mampu menyiratkan kesuksesan dari pemiliknya. Ya, memang seperti itu kenyataannya. Di Indonesia misalnya, kita mengenalnya dengan sebutan ‘plat nomor cantik’ yang notabene harus membutuhkan biaya tambahan daripada plat nomor pada umumnya. Ingin tahu tarifnya? Berikut biaya memasang plat nomor cantik

  • Ini Dia Caranya Memahami Kode Aki Mobil Toyota Anda

    Ini Dia Caranya Memahami Kode Aki Mobil Toyota Anda

    Hafizh

    Dengan memahami kode tertera di aki mobil, membuat Anda lebih bisa merawat sekaligus menjaga usia aki mobil lebih lama.

  • Lampu LED Toyota Avanza 2019 Cepat Rusak, Mitos atau Fakta?

    Lampu LED Toyota Avanza 2019 Cepat Rusak, Mitos atau Fakta?

    Padli Nurdin

    Toyota Avanza 2019 akhirnya mendapatkan lampu LED baru. Namun mitos yang berkembang saat ini menyebutkan bahwa lampu berjenis LED memiliki usia pakai yang lebih sedikit. Benarkah demikian?