Hati-hati! Memasang Lampu Rotator Dan Sirene Ada Sanksi Hukumnya Lho

13/09/2018

Bagi pengendara kendaraan bermotor haruslah berhati-hati dalam melakukan modifikasi. Memang sih hal tersebut hak pemilik mau mengubah mobilnya seperti apa, akan tetapi jangan lupakan bahwa jalanan bukan milik sendiri. Selain itu, banyak pengendara lain yang juga melintasi dan berpacu dengan sobat. Salah satu yang kadang dilakukan adalah memasang lampu rotator dan sirene.

Dalam memasang berbagai aksesori pada kendaraan sebaiknya berhati-hati, jangan sembarangan karena bisa terkena sanksi hukum. Karena jika tidak tahu, maka niatnya ingin tampil beda tapi malah melanggar hukum. Salah satu contohnya adalah memasang lampu rotator dan sirene.

Jadi memang ada aturan-aturan yang sudah diberikan oleh pemerintah mengenai pengguna jalan dan juga lalu lintas. Dari pihak pengendara wajib mematuhinya, karena hal tersebut juga demi kenyamanan dan keamanan bagi pengendara.

Gambar ini menunjukkan lampu rotator warna merah dan biru dipasangkan di atas Mobil

Lampu rotator biasanya digunakan pada Mobil Polisi dan Ambulans

>>> Ingin membeli mobil baru dan bekas, jangan abaikan daftar mobil dijual yang terlengkap di Hargatoyota.com

Untuk pemasangan lampu rotator dan sirine ternyata juga terdapat dalam peraturan Undang-Undang tentang Lalu Lintas Jalan dan Angkutan Jalan dengan No. 22 tahun 2009. Untuk mengetahui jelasnya, berikut penjelasan yang terdapat pada UU.

Adapun berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009 pasal 59 ayat (5), pengguna lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2):

1. Lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk mobil petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia;

2. Lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk mobil tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, dan jenazah; dan

3. Lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk mobil patroli jalan tol, pengawasan sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek kendaraan, dan angkutan barang khusus.

>>> Baca juga, Perhatikan Hal ini Saat Memilih Aksesori Untuk Mobil Toyota

Jadi bagi sobat yang terlanjur memasang lampu rotator dan sirene bisa melepasnya. Namun hal tersebut terserah sobat sih. Yang pasti tertib lalu lintas harus diutamakan demi keselamatan dan kenyamanan semua pengendara dan pengguna jalan lain. Boleh tampil beda dengan gaya yang khas sesuai selera, namun jangan berlebihan dan melanggar Undang-Undang.

Selain itu kebanyakan Mobil yang menggunakan lampu rotator dan sirene mengira jalannya milik sendiri. Mengemudi dengan kecepatan tinggi dan terlalu bertindak agresif dan kadang membahayakan pengguna jalan lain, baik sepeda motor ataupun pejalan kaki yang akan menyebrang. Kejadian sudah banyak namun tidak semuanya begitu, pengendara yang menggunakan sirene dan lampu rotator kadang kerap membunyikan klakson terus menerus saat ingin menyalip. Bahkan seakan tidak mau ada pengendara lain atau hambatan di depannya.

Gambar ini menunjukkan sebuah speaker kecil yang kkadang digunakan pada kendaraan untuk membunyikan sirene

Terdapat Undang-Undang yang mengatur masalah pemasangan lampu rotator dan sirene

Melihat hal tersebut, apakah ada ancaman hukuman bagi pengendara yang masih menggunakannya?

>>> Mungkin Anda tertarik: Harga Toyota Agya: Jaminan Mobil Lebih Sehat Sebelum Mudik 2018​

Tenang, ternyata hal tersebut ada hukum pidananya. Yang mana terdapat pada pasal 287 ayat 4 UU No.22 tahun 2009. Jadi pelanggar akan dihukum kurungan selama 1 bulan dan juga denda maksimal jumlahnya adalah Rp. 250.000.

Nah ini klausul selengkapnya dari pasal 287 ayat 4 UU No.22 tahun 2009:

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar ketentuan mengenai penggunaan atau hak utama bagi kendaraan bermotor yang menggunakan alat peringatan dengan bunyi dan sinar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, Pasal 106 ayat (4) huruf f, atau Pasal 134 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp. 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Demikian ulasan mengenai pasal dan hukuman bagi pengendara yang memasang lampu rotator dan sirene pada kendaraan bermotor. Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

>>> Klik di sini untuk mengupdate informasi tentang tips dan trik Toyota lainnya

Abdul
 
Berita sama topik

Mungkin Anda ingin baca

  • Hindari Hal Ini Saat Membersihkan Spion Mobil

    Hindari Hal Ini Saat Membersihkan Spion Mobil

    Abdul

    Mobil adalah salah satu tunggangan yang nyaman untuk menempuh perjalanan baik dekat ataupun jauh. Disamping hal tersebut merawat setiap bagian dan komponen Mobil sangatlah diperlukan. Salah satunya adalah dengan membersihkan spion Mobil.

  • Inilah Beberapa Pilihan Ban Yang Cocok Untuk Toyota Yaris

    Inilah Beberapa Pilihan Ban Yang Cocok Untuk Toyota Yaris

    Abdul

    Ban merupakan salah satu komponen pada Mobil yang mempunyai fungsi sangat penting. Yang mana kinerjanya berhubungan langsung dengan aspal, sehingga memastikan kondisinya maksimal sangat diperlukan. Salah satu Mobil yang digemari masyarakat di Indonesia adalah Toyota Yaris. Lantas apa saja ban yang cocok untuk Toyota Yaris?

  • Ini Mobil Yang Ditolak Asuransi! Tenang Ada Solusinya

    Ini Mobil Yang Ditolak Asuransi! Tenang Ada Solusinya

    Abdul

    Menggunakan jasa asuransi kendaraan sangat direkomendasikan untuk lebih menjaga keamanan. Akan tetapi perlu diketahui, bahwa tidak semua Mobil tidak bisa diasuransikan. Jadi ternyata, terdapat beberapa Mobil yang ditolak asuransi.