Antisipasi Bahaya Aquaplaning Saat Melintasi Genangan Air, Lakukan Hal Berikut!

26/02/2020

Bahayanya Aquaplaning saat melintasi genangan air, bikin mobil kehilangan kontrol hingga terjadi kecelakaan fatal. Lakukan langkah-langkah berikut untuk menghindarinya!

Tidak hanya memberi manfaat besar bagi kehidupan, hujan juga bisa memicu problema baru yang harus diperhatikan seperti banjir, tanah longsor, dan yang lain. Bagi pengendara mobil banjir membuat kenyamanan mengemudi berkurang karena pandangan terganggu, jalanan tak terlihat karena tergenang hingga jalanan menjadi licin.

Foto kondisi jalanan saat hujan

Harus esktra hati-hati berkendara di saat hujan

Kapanpun dan dimanapun hujan turun, Anda yang sedang berkendara mesti lebih ekstra hati-hati karena melintasi genangan air berpotensi terjadinya Aquaplaning, yaitu kondisi dimana roda kehilangan traksi atau daya cengkeram dan sulit dikendalikan. Dibelokkan susah, direm juga berbahaya. Dampak paling buruk yaitu kecelakaan fatal. Mungkin menabrak objek lain, terperosok ke dalam parit, masuk jurang, atau melintir dan terguling.

Menurut Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, gejala Aquaplaning biasanya muncul sesaat. Meski demikian sangat berbahaya seperti tersebut di atas. Buat Anda yang berkendara lalu terjebak hujan lebat yang menimbulkan genangan, sebaiknya lakukan langkah antisipasi agar tidak mengalami Aquaplaning.

>>> Beberapa Kesalahan Bikin Mengemudi Mobil Toyota Lebih Sulit Di Musim Hujan

Ilustrasi kendaraan mengalami Aquaplaning

Waspada, Aquaplaning bisa membuat celaka

Pertama; Yang paling utama dan paling aman yaitu menurunkan kecepatan kendaraan begitu hujan turun mulai lebat. Turunkan juga kecepatan sebelum melintasi genangan air meski hujan tak terlalu lebat.

“Kalau sudah terlihat ada genangan air, langsung lepas gas dan rem agar kecepatan berkurang,” kata Sony seperti dikutip dari ntmcpolri, (25/2/2020).

Kedua; Jika merasakan gejala kehilangan traksi, usahakan tetap tenang dan jangan panik. Angkat kaki dari semua pedal (gas, rem, dan kopling) agar kecepatan kendaraan berkurang sendiri, sambil tangan menahan posisi setir.

“Saat aquaplaning terjadi lepas pedal gas, rem, dan kopling. Jangan dilawan, tapi diikuti saja, sambil tahan posisi setir. Ketika dapat traksi, koreksi sedikit demi sedikit." lanjutnya.

Ketiga; Ini yang paling penting, jangan melakukan pengereman mendadak dengan menginjak pedal rem dalam-dalam.

"Kalau sudah di atas air malah jangan direm, karena roda bisa kehilangan traksi, kecuali sudah pakai rem ABS,” ucapnya tegas.

>>> Mengenal Rem Cakram Pada Mobil Toyota Dan Perawatannya

Foto mobil Toyota berjalan melintasi genangan air

Kurangi kecepatan dan hindari melakukan pengereman mendadak saat melintasi genangan air

>>> Ikuti terus tips seputar otomotif menarik lainnya hanya di HargaToyota.com

Fatchur Sag
 
Berita sama topik

Mungkin Anda ingin baca

  • Tips Mencegah Penularan Virus Corona Buat Konsumen Ala Toyota Auto2000

    Tips Mencegah Penularan Virus Corona Buat Konsumen Ala Toyota Auto2000

    Abdul

    Sekarang sedang marak penyebaran virus corona, masyarakat harus lebih waspada supaya tidak tertular. Bagi Sobat yang setiap harinya beraktifitas dengan mobil pribadi sebaiknya melakukan pola hidup sehat yang baru dan berbeda dari sebelum-sebelumnya. Jika kurang tahu kali ini kami akan memberikan informasi mengenai tips mencegah penularan virus corona.

  • Mengatur Rencana Keuangan, Tips Memasukkan Asuransi Mobil Di Dalamnya

    Mengatur Rencana Keuangan, Tips Memasukkan Asuransi Mobil Di Dalamnya

    Abdul

    Kebutuhan sehari-hari kadang menuntut kita untuk mengeluarkan setiap harinya. Hal tersebut terbilang wajar karena memang kebutuhan haruslah didahulukan. Namun yang perlu jadi pertimbangan adalah pengeluaran lain selain kebutuhan ekonomi keluarga. Jadi sebuah keluarga perlu mempunyai rencana keuangan supaya dapat teratur dan cukup untuk semua kebutuhan.

  • Tips Mencuci Mobil Toyota Yang Terdampak Abu Vulkanik

    Tips Mencuci Mobil Toyota Yang Terdampak Abu Vulkanik

    Abdul

    Hujan abu vulkanik biasanya akan terjadi saat ada Gunung Merapi yang sedang erupsi. Biasanya hembusannya akan mengikuti arah angin, bahkan bisa terbawa sampai jauh tergantung besar kecilnya hembusang angin. Hal tersebut dapat berdampak pada mobil disekitarnya. Lantas bagaimana mencuci mobil Toyota yang terdampak abu vulkanik.